Dari RS IMC (kisah ke 3)
*Catatan bunda lahir*
_Kisah Hagia dari RS_
Alhamdulillah tak terasa waktu berjalan begitu cepat, tak perlu lama di RS, cukup 3 hari 2 malam di RS IMC, de hagia n bunda akhirnya pulang di Sabtu siang, dianter teman di sekolahnya, dg mobil xenia. selama hari ke 3 lahir, latihan jalan dan gendong sambil menyusui de Hagia, sabtu pagi, sempet mau pingsan pas di Wc, untungnya ada 2 suster bantu jadi dibopong 3 orang ke ranjang lagi. makan sudah pakai bubur nasi, telur lahap sekali. dr Vita sudah rekomendasi bisa pulang, pemulihan drumah. syukur lah.
Bedanya lahir sesar n normal, tentu lebih beresiko dan pemulihan lebih lama yg sesar, namun dibandingkan dg lahir anak ke 1 yang normal, tapi prosesnya mengkhawatirkan jdi banyak hikmahnya, menghilangkan trauma lahir di Bidan, bukan untuk membandingkan anak ke1 n ke 3. jadi seringnya ke dokter, karena saat lahir Afiya bidan utama gak ada, yg praktik mahasiswi kebidanannya. itu penyebab traumanya. anak ke 3 sampai pernah ke 5 dokter kandungan. dr Fitria, dr reymonta, dr Evy, dr mitra kasih(lupa namanya), sampai dr Vita di IMC.
cerita lahirx kaka Gia/Afiya lebih 2 pekan dirawat di RS, sampai bayi diasuh dulu bibinya,Fitri di Cicalengka, disusui bundanya Syahla, gak ada kisah kebaHAGIAan, namun pembelajaran, cerita pasca lahir normal anak ke 1 yg diujung tanduk, hampir operasi usus/ileus, Afiya dirawat jg bareng, dijemput Wa Eni ke RS Salamun tinggal di Calengka dlu, mengingatnya pun galau. lebih 3 minggu dikarantina, lebih parah dri lockdown Corona pokoknya. PSBB masih bisa maka n WFH, saat itu makan2 aja gak nikmat. Aqiqah dan memberi nama H+7 boro-boro, sampai H+21 masih pisah Bunda&Afiya. Tsiqoyatul itu doa sehatnya, menunjukan rumitnya kondisi saat itu. Nenek Sukabumi yg memberi nama Tsiqoyatul itu yg diingat, Kakek Calingcing masih ada, sempat nengok ke Cimahi sebelum ke RS, Januari 2012, situasi harus siap untuk ujian berat, maka dijalani, optimis, kuat dan sehat sampai sekarang Afiya T.Wahida. walaupun sempat 2 kali operasi mata(itu next kisah lainnya).
"pokoknya,Gak Mau Hamil lagi",
"gak kuat muntah2nya" Susah lahirnya dst. makanya wajar, ada keinginan seperti itu, ada yg lancar, normal, gak ada kendala apapun selama proses kehamilan dan lahirnya. karunia dan kenikmatan diberi kesehatan, ada yang susah prosesnya, beda beda ya. pertanyaannya jadi cukup 3 anak saja? iya boleh saja, semua ada pilihan Taqdir dan solusi masing2. wallahualam.
Pulang dari RS sekarang nampak berbaHAGIA, semua sesuai Rencana, gak ada kendala berarti hingga H+5. sudah datang tetangga, teman2 bunda datang kerumah, direncanakan Aqiqah seadanya, sesuai protokol kesehatan masa pandemik, makan masakan favorit nenek yaitu Karedok, habis dalam sekejap saat tamu ibu2 datang, di hari ahad kemarin.
catatan bunda lahir ke 2, memang lebih lancar dan aman, mabok muntah pun gak seperti anak ke 1 dan ke 3, apa karena laki2, ya beda2 juga. semua atas Takdir, KetentuanNya, diuji dengan kemampuan dan batas bebannya.
apapun ceritanya, jangan lupa untuk baHAGIA, semoga Semua keluarga berbaHAGIA. amin.
Komentar
Posting Komentar