kalau Tahfiz jadi Sulit

Kalau Menghafal Al-Qur'an Jadi Sulit

Ada yang sulit menghafal karena ayatnya panjang. Solusinya gampang. Potong-potong saja ayatnya menjadi beberapa bagian, lalu mulai menghafal bagian demi bagiannya.

Ada yang sulit karena ayatnya pendek-pendek, maka solusinya pun mudah. Tinggal panjangkan saja ayatnya dengan membaca washal dua ayat atau tiga ayat sekaligus.

Ada yang sulit karena sambungan antar ayatnya, maka solusinya waqaf saja di awal ayat dan ibtida di akhir ayat. Atau, waqaf di akhir ayat tapi ibtida dari kata terkahir di penutup ayat, dengan tetap memperhatikan kaidah waqaf dan ibtida yang benar.

Ada yang sulit karena ayatnya mirip-mirip, maka fokus saja mencari perbedaannya. Seperti melihat anak kembar, sampai kapan pun kalau melihat kemiripannya tidak akan pernah bisa membedakaannya.

Nah, semua itu adalah bagi yang berusaha mencari-mencari jalan untuk keluar dari kesulitan dalam menghafal.

Tapi, bagi saya sulit adalah kemudahan ganda.

Saya niat menghafal Al-Qur'an mencari pahala, semakin sulit maka semakin banyak pahalanya. Karenanya, semakin bersemangat, semakin menikmati.

Tak selamanya hasil dari menghafal Al-Qur'an adalah bertambahnya hafalan atau bertambah mutqinnya. Tapi, bisa berupa diampuni dosa-dosa, dijauhkan dari maksiat, ditinggikan derajat, ditutupi aib-aib, makin dicintai Allah, dan lain-lain.

Deden M. Makhyaruddin
Sahabat Penguat Hafalan Al-Qur'an

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kisah ta'aruf kami

6 Metode Komunikasi Berbasis Al-Quran: Solusi Dakwah Qoulan yang Inspiratif dan Inovatif

KEBAHAGIAAN SEJATI