Usia Menghafal Al Quran

Baru Mulai Menghafal di Usia Tua

Syarat menghafal Al-Qur'an tidak harus muda sebagaimana syarat mati tidak harus tua.

Menghafal Al-Qur'an bukan untuk diburu-buru juga bukan untuk ditunda-tunda, tapi untuk dinikmati.

Setiap huruf Al-Qur'an adalah kemulian. Tingkatan surga sebanyak huruf-hurufnya. Bisa saja ada yang menghafal tak hafal-hafal, tapi kemuliaannya tetap diberikan dengan sempurna.

Hafal Quran itu di akhir, bukan di awal. Yang sekarang belum hafal atau belum lancar jangan berkecil hati, karena hafal dan mutqin yang sesungguhnya adalah di akhirat, bukan di dunia ini.

Teruslah menghafal sampai Qurannya yang khatam atau umurnya yang khatam duluan.

Jika tidak mati dalam keadaan hafal Al-Qur'an maka paling tidak bisa mati dalam keadaan sedang menghafalkannya.

Dan, yang sekarang sudah lancar atau mutqin maka jangan sombong, apalagi sampai meremehkan yang tidak hafal atau tidak lancar, karena, sebelum mati, tidak ada hafalan Al-Qur'an yang aman. Ada orang yang dicabut nyawanya sebelum hafalannya, dan ada yang dicabut hafalannya sebelum nyawanya.

Deden M. Makhyaruddin
Sahabat Penguat Hafalan Al-Qur'an

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kisah ta'aruf kami

6 Metode Komunikasi Berbasis Al-Quran: Solusi Dakwah Qoulan yang Inspiratif dan Inovatif

KEBAHAGIAAN SEJATI