Surat Virtual
*Surat Damai untuk Covid19*
~Heri Mahbub
(Aktivis Cimahi Menang )
dear C19,
Bagaimana keadaanmu sekarang? kenapa betah sekali hadir dalam kehidupan kami lebih dari 1,5 tahun.
apa tujuanmu menyebar kemana-mana, mau Syi'arkah, mau Viralkah atau biar dunia ambyarkah?
hai C19 dimanakah kamu bersembunyi? zona merah sampai ke kampung kami, darurat sampai level 4, bisakah kita berdamai? karena berkali-kali kami di test,di tracing karena mu.
Saya mau berdiskusi dari hati hai C19, mari bernegosiasi, minimal kita samakan persepsi, virus apapun kamu kecil, akan mati, sama.
kami faham di akhirat itu yang abadi, bedanya kamu tak terlihat mata, tak dihisab kesurga atau neraka, jadi hai Virus C19 kita deal damai ya untuk kehidupan di dunia tanpa konfrontasi. kami ingin kembali berkumpul, baik imunitas alami, atau dengan solusi Herd immunity.
Sudah banyak korban mati, semoga yang muslim husnul khotimah, mu'min yang husnudzon pada Allah semoga mati Syahid, Surga tanpa hisab, amin. karena wafat dimasa wabah, ada karunia, Ulama kami, ahli hadis, ahli fiqih, ahli Quran kembali ke Allah, dialam kubur yang Luas gak ada pembatasan, di alam akhirat yang bebas bercahaya, SyafaatNya. amin.
hai C19 selain jutaan orang kafir yang mati terpapar kamu, berapa juta mu'min yang wafat karena paparanmu, matinya orang kafir adalah azab, sedangkan mu'min jadi jalan Rahmat, MagfirahNya.
Allah mengirim penyakitmu dijamin terhapus dosa2 kami, ya kita sama2 makhluk Tuhan, diciptakan Allah yang maha kuasa, bedanya amal kami kan dihisab, kamu enggak, saya yakin C19 hadir untuk memberi banyak pelajaran, berilah kami pemahaman dan hikmah mengenalmu dari profilmu hai C19.
Darimana asalmu C19, tempat tanggal lahirmu, karenanya banyak terpedaya ideologimu, kadang kamu diremehkan dengan rekayasa, konspirasi, kadang dibuat paranoid, takut berlebih, maafkan kami banyak share hoax tentangmu, share misinformasi sejarahmu, disrupsi media, juga banyak mencari untung secara dunia dan kuasa politik karena mu.
Maaf jika kamu marah hai C19, karena kami lengah, asal negrimu yang secara lafal mirip dengan WAHN, pesan Rasul tentang penyakit yang menimpa umat, yaitu takut mati dan Cinta dunia berlebihan.
Terima kasih C19 dan kota Wuhan telah memberi banyak pelajaran.
Apapun C19 kamu itu Ujian, namanya ujian ada yang lolos, ada yang remed, ada yang gagal, semuanya untuk peningkatan iman dan kehidupan, ujian bagi semua penghuni dunia.
kami ingin bersatu karena mu, ingin bersaudara dan berdamai karena mu, kami juga ingin ada kebersamaan dalam iman karena hikmah hadirmu hai C19. bukannya berdebat, tambah berpecah-belah, ini sebenarnya kesempatan, kamu musuh bersama kami, kami bersatu melawanmu dengan Prokes, Vaksin, juga protokol Langit, bukannya banyak hilang kekuatan dan kesehatan kami. Ampuni ya Rabb...
Ujian ini bisa jadi Rahmat, teguran bahkan Azab, ingin bagi kami kamu itu Rahmat, Wabah/pandemi C19 ini Rahmat, kasih sayang, berkah, seperti hujan itu juga Rahmat kan, bukan penyebab banjir.
iya secara jujur kami ingin ucapkan Syukran jazakallah hai C19, anda jadi Rahmat bagi kami yang akan lolos ujian ini. insyaallah.
Gimana tidak jadi Rahmat, kasih sayang yang besar karena Kehendak Allah, Takdir Allah, ada kebaikan pastinya, karunia yang besar anda C19 hadir dan membuat iman, ilmu dan amal kami meningkat. kami bahagia dan ridho dengan TakdirNya, menerima dengan tawakal, ikhtiar terbaik sudah kami lakukan.
Kami tahu kamu aslinya lemah dan kami akan kuat, dengan sehat bersama, herd immunity, kami bahagia, kami menang dan kami tidak benci apalagi balas dendam kepadamu, kami ingin berdamai denganmu C19. selamat tinggal C19, semoga tahun 2021 ini.
amin
terima kasih !
Komentar
Posting Komentar