Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 29, 2021

kalau Tahfiz jadi Sulit

Kalau Menghafal Al-Qur'an Jadi Sulit Ada yang sulit menghafal karena ayatnya panjang. Solusinya gampang. Potong-potong saja ayatnya menjadi beberapa bagian, lalu mulai menghafal bagian demi bagiannya. Ada yang sulit karena ayatnya pendek-pendek, maka solusinya pun mudah. Tinggal panjangkan saja ayatnya dengan membaca washal dua ayat atau tiga ayat sekaligus. Ada yang sulit karena sambungan antar ayatnya, maka solusinya waqaf saja di awal ayat dan ibtida di akhir ayat. Atau, waqaf di akhir ayat tapi ibtida dari kata terkahir di penutup ayat, dengan tetap memperhatikan kaidah waqaf dan ibtida yang benar. Ada yang sulit karena ayatnya mirip-mirip, maka fokus saja mencari perbedaannya. Seperti melihat anak kembar, sampai kapan pun kalau melihat kemiripannya tidak akan pernah bisa membedakaannya. Nah, semua itu adalah bagi yang berusaha mencari-mencari jalan untuk keluar dari kesulitan dalam menghafal. Tapi, bagi saya sulit adalah kemudahan ganda. Saya niat menghafal Al-Qur'an menca...

2 artikel

Mengantuk Saat Menghafal Dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 154 dan surah al-Anfal ayat 11, mengantuk adalah pertolongan Allah kepada para sahabat saat perang Badar dan perang Uhud. Seorang sahabat, dikisahkan, bahkan berkali-kali memungut pedangnya yang terus menerus jatuh dari genggaman. Tapi, kantuk mereka tak sebabkan mereka rebah, mereka tetap bangun walau tak sadar senjatan tak lagi digenggam. Saat kantuk melanda itulah pasukan malaikat datang membantu mereka. Kantuk bagi penghafal Al-Qur'an pun adalah rahmat bila datang di waktu yang tepat. Mengantuk yang tepat waktu adalah yang datang ketika sudah waktunya tidur. Maka, saat itu, jangan sampai tidak tidur. Jangan main HP dan jangan mengobrol. Tidurlah agar meraih rahmat-Nya. Karena, Allah akan bangunkan juga tepat waktu. Kalau mengantuk datang tidak pada waktunya maka itu dari setan. Saat sedang tidak menghafal malah segar, dan saat sedang menghafal malah mengantuk. Biasanya setan berbisik, "Tidurlah dulu, biar ng...