Postingan

Ahad Subuh Ramadan +6

*Fenomena pks di kajian online Ramadan* Pekan pertama Ramadan 2021, Ahad, 18 April bada Subuh ini saya Join di kajian online Pks daerah lain, rata2 dibidani bidang BPU dan BK. ada banyak pilihannya mau dikota mana, Bogor, bandung, atau di Pks TV? di pks kab.Bogor saja hadir participant 221 orang di Zoom. saya liat tema yang sesuai ingin diikuti.  Beda dengan tahun lalu yang masih kaget karena awal pandemi, mungkin bingung dengan Fenomena serba online, pakai Zoom masih gaptek, Signal, Kouta dan perangkat belum siap. Ramadan 2021 kita lihat pks sangat semarak di dunia maya, ramai agendanya diruang-ruang virtual, rata-rata melalui aplikasi Zoom, dan bisa ditonton live streaming di YT ada juga di FB. bahkan di PKS Tv atau Pks Jabar, hampir tiap hari ada acara, bukan hanya kajian Ramadan saja. ada acara terkait Ekonomi dengan tim BPJE, ada acara Kepemudaan, Tema Politik, Budaya, parenting bahkan Olahraga Online pun ada acaranya di Pks, partai ini yang mampu beradaptasi dengan situasi, m...

Tafsir Yassarna dlm menghafal Quran

AL-QUR'AN TELAH DIMUDAHKAN, TAPI MENGAPA KOK TETAP SULIT MENGHAFAL? Surah al-Qamar ayat 17, ayat 22, ayat 32, dan ayat 40 menegaskan Al-Qur'an telah dimudahkan oleh Allah (ÙŠَسَّرْÙ†َا). Lalu, dikarenakah Al-Qur'an itu telah dimudahkan maka, pada surah al-'A'la ayat 8, Al-Qur'an disebut al-yusra (اليُسْرٰÙ‰). Yaitu, kemudahan, bahkan yang termudah. Pada surah al-'A'la ayat 8 itu, Rasulullah dinyatakan oleh Allah bahwa beliau tengah dan selalu akan dimudahkan untuk Al-Qur'an sebagai al-yusra. Yakni, bernarlah, Al-Qur'an itu telah dimudahkan untuk siapa saja, tapi tidak siapa saja dimudahkan untuk Al-Qur'an. Rasulullah Saw adalah yang Al-Qur'an dimudahkan untuknya dan dirinya dimudahkan untuk Al-Qur'an. Dalam surah al-Lail ayat 7, selain Rasulullah, ada pula yang dimudahkan oleh Allah untuk al-yusra. Yaitu, orang yang padanya terpenuhi tidak syarat: 1. Berderma dengan harta (Ø£َعْØ·ٰÙ‰) 2. Menjauhi segala yang diharamkan (اتَّÙ‚ٰÙ‰) 3. Membenar...

3 bentuk Khidmah kepada Rakyat

*Resume Pengarahan KMS* _di Rakernas pks 2021_ Bismillah. Rakernas PKS 2021 terpanjang terlama waktunya, hikmah dari masa pandemik, acara berlangsung khidmat dan lancar, dengan semangat #MelayaniRakyat. ketua Majlis Syura, Dr. Habib Salim menyampaikan arahannya, yang bisa jadi beberapa quote yang menarik, diantaranya: Mengutip dari pemimpin Turki, saat musibah gempa menimpa negaranya: "Negara tidak akan bahagia, sampai rakyat merasakan kebahagiaan"  lalu KMS Menjelaskan, "Negara adalah Ayah/Bapa yang mengayomi rakyatnya, gak mungkin Bapa mau menyengsarakan rakyatnya" Teruslah melayani, Sejahtera kan Rakyat....  lalu menyampaikan 3 hadis/sirah yang menyemangati tentang Khidmah, teladan dari Rasulullah. saat hijrah ke Madinah, pertanyaan Rasul ke para sahabatnya, dll. (Tonton lagi di YT ya) intinya masyarakat Arab saat itu Jahiliyah namun pemurah, terbelakang tapi punya jiwa Kesatria. dan tak bisa baca tulis namun rakyatnya punya ingatan yang kuat, sekali mendengar ak...

Ust Ahmad Syaikhu, Pidato Politik Presiden PKS_Visi Kepemimpinan bangsa* 📜

Penutupan Rakernas, Kamis, 18 Maret 2021. ( Resume by Heri Mahbub_sekbid BPU Cimahi)   💡Agenda Rakernas PKS yang dihadiri secara daring dan luring lebih dari 150 ribu peserta di channel2 kanal PKS, FB, IG dan YT, bisa jadi ini masuk Rekor, bukan hanya di indonesia tapi di dunia, acara partai terpanjang dan terbanyak pesertanya di masa pandemik ini, semata ini izin Allah dan Berkah yg besar. kelancaran dan kemudahan semuanya dari Allah swt. insyaallah.   🧭Dampak Pandemik Covid 19 sangat luas dan banyak terutama di bidang Ekonomi, pengangguran bertambah, bahkan ada 27 juta rakyat menganggur di Indonesia tahun 2020, dampak dari Ekonomi merosot, sulit menciptakan lapangan kerja. justru terjadi PHK dan usaha gulung tikar. 🎚️*Pandemik ini memiliki 2 wajah, yaitu*: 1. Ancaman 2. Peluang, maka kita harus fokus mencari peluang, mencari Solusi, semangat keluar dari Segala ancaman wabah pandemik ini. maka cara pandang Bangsa sangat menentukan, visi dari bangsa yang kuat akan tercermin...

hafiz Quran yg wafat sebelum melancarkan hafalannya

Hafizh Quran yang Wafat sebelum Dapat Melancarkan Hafalannya Di sinilah kekuatan dan nilai niat di mata Allah. Beda antara hafizh yang belum lancar tapi hatinya tak pernah putus meniatkan dan selalu berusaha keras akan terus melancarkan hafalannya, berbeda dengan hafizh yang belum lancar dan tidak ada niat untuk melancarkan. Para ulama Ushul Fiqih, menyimpulkan dari berbagai hadis tentang niat, merumuskan tertunaikannya beban perintah dengan azam. Azam adalah hati meniatkan dan membulatkan tekad akan mengerjakan sesuatu tapi belum dimulai. Bedanya dengan niat, kalau niat adalah membulatkan tekad sambil mulai mengerjakannya. Pada saat adzan Zhuhur, misalnya, kita azam (meniatkan) akan mengerjakan shalat zhuhur tepat pada waktu. Maka, dengan adanya azam itu, kendati kemudian kita meninggal sebelum mengerjakannya, maka kita meninggal tanpa membawa beban dosa meninggalkan shalat, karena kita telah azam hati. Berbeda dengan ketika kita tidak azam hati saat masuk waktu shalat. Maka, sekirany...

kalau Tahfiz jadi Sulit

Kalau Menghafal Al-Qur'an Jadi Sulit Ada yang sulit menghafal karena ayatnya panjang. Solusinya gampang. Potong-potong saja ayatnya menjadi beberapa bagian, lalu mulai menghafal bagian demi bagiannya. Ada yang sulit karena ayatnya pendek-pendek, maka solusinya pun mudah. Tinggal panjangkan saja ayatnya dengan membaca washal dua ayat atau tiga ayat sekaligus. Ada yang sulit karena sambungan antar ayatnya, maka solusinya waqaf saja di awal ayat dan ibtida di akhir ayat. Atau, waqaf di akhir ayat tapi ibtida dari kata terkahir di penutup ayat, dengan tetap memperhatikan kaidah waqaf dan ibtida yang benar. Ada yang sulit karena ayatnya mirip-mirip, maka fokus saja mencari perbedaannya. Seperti melihat anak kembar, sampai kapan pun kalau melihat kemiripannya tidak akan pernah bisa membedakaannya. Nah, semua itu adalah bagi yang berusaha mencari-mencari jalan untuk keluar dari kesulitan dalam menghafal. Tapi, bagi saya sulit adalah kemudahan ganda. Saya niat menghafal Al-Qur'an menca...

2 artikel

Mengantuk Saat Menghafal Dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 154 dan surah al-Anfal ayat 11, mengantuk adalah pertolongan Allah kepada para sahabat saat perang Badar dan perang Uhud. Seorang sahabat, dikisahkan, bahkan berkali-kali memungut pedangnya yang terus menerus jatuh dari genggaman. Tapi, kantuk mereka tak sebabkan mereka rebah, mereka tetap bangun walau tak sadar senjatan tak lagi digenggam. Saat kantuk melanda itulah pasukan malaikat datang membantu mereka. Kantuk bagi penghafal Al-Qur'an pun adalah rahmat bila datang di waktu yang tepat. Mengantuk yang tepat waktu adalah yang datang ketika sudah waktunya tidur. Maka, saat itu, jangan sampai tidak tidur. Jangan main HP dan jangan mengobrol. Tidurlah agar meraih rahmat-Nya. Karena, Allah akan bangunkan juga tepat waktu. Kalau mengantuk datang tidak pada waktunya maka itu dari setan. Saat sedang tidak menghafal malah segar, dan saat sedang menghafal malah mengantuk. Biasanya setan berbisik, "Tidurlah dulu, biar ng...